Untuk mengatasi kemacetan di persimpangan jalan yang selama ini dikenal rawan macet, terutama ketika menghadapi aksi unjuk rasa, Polda Metro Jaya akan melengkapi anggota lalu lintas (Lantas)-nya dengan sepatu roda. Untuk sementara, 20 Polantas sudah disiapkan bertugas di Jalan Jenderal Sudirman, MH Thamrin, Jenderal Gatot Subroto, dan Jalan Mayjen MT Haryono, mulai tanggal 1 Juni 2008.

Demikian disampaikan Koordinator Traffic Management Center (TMC), Polda Metro, Komisaris Sambodo kepada pers, Kamis (19/6). Diharapkan, dengan menggunakan sepatu roda, petugas bisa lebih lincah bergerak diantara kepadatan lalu lintas. Proyek uji coba ini akan berlangsung mulai tanggal 1 Juli, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Bhayangkara.

Ke-20 anggota telah dilatih menggunakan sepatu roda sejak tiga pekan lalu. Setiap hari mereka berlatih di Gelora Bung Karno, di bawah pengawasan pelatih sepatu roda dari Komite Olahraga Nasional Indonesia. “Dalam tugas, mereka tetap mengendarai sepeda motor, tapi dilengkapi sepatu roda dan perlengkapan lainnya. Saat, motornya tidak bisa melewati kemacetan, petugas turun, dan menggunakan sepatu roda,” papar Sambodo.

Ke-20 polisi bersepatu roda, Kamis siang menunjukkan kebolehannya dalam sebuah sajian di lapangan Polda Metro. Mereka bergerak diantara balok-balok rintangan, meliuk, dan zig-zag. “Masih kagok kalau zig-zag, tapi mungkin sepekan lagi sudah trampil,” harap Anggota Polantas, Brigadir Dua Herman. “Menggunakan sepatu roda memang bisa membuat para petugas lebih lincah, luwes, dan lincah bergerak dari satu titik kemacetan satu, ke titik kemacetan lainnya,” tambah Sambodo.

(Sumber : www.kompas.com)

Advertisements