PALEMBANG, SABTU- Satu laga di Palembang dan dua laga di Bandung mengawali kompetisi Djarum Liga Super Indonesia 2008/2009, Sabtu (12/7).

Kompetisi dengan 18 klub peserta, termasuk PSMS Medan yang baru dipastikan berpartisipasi Kamis lalu, secara resmi dibuka di Stadion Jakabaring, Palembang, melalui partai Sriwijaya FC lawan Persipura Jayapura.

Sriwijaya adalah juara liga dan copa, sedangkan Persipura semifinalis musim lalu. Menjelang laga tersebut, sejumlah pemain Sriwijaya jatuh sakit dan tidak fit. Pelatih Sriwijaya Rahmad Darmawan, Jumat, menuturkan, bek Amrizal dan kiper Afriyanto sakit akibat keracunan makanan kecil.

Dua pemain itu dipastikan absen karena masih dirawat di rumah sakit. Beberapa pemain lain tidak fit dan agaknya tidak tampil, yakni Zoubairou, Christian Warobay, dan Syafrudin.

Januari lalu Sriwijaya menaklukkan Persipura di final Copa Dji Sam Soe 2007 lewat adu penalti 3-0. Rahmad meminta pemainnya tetap mewaspadai Persipura karena tim lawan memiliki persiapan sekitar tiga bulan, lebih lama dibandingkan Sriwijaya.

Rahmad mengatakan, pemain Sriwijaya diperintahkan bermain lepas dan tidak tegang. Laga pertama selalu menimbulkan beban dan ketegangan bagi pemain. ”Kami juga menganggap partai ini sebagai tolok ukur Sriwijaya FC ke depan,” ujar Rahmad.

Berbeda dari musim-musim sebelumnya, Djarum Liga Super Indonesia (Djarum LSI) menggunakan format kompetisi penuh. Seluruh tim akan bertanding satu sama lain dalam laga kandang dan tandang tanpa babak delapan besar. Peringkat tim ditentukan urutan klasemen.

Dua laga di Soreang

Partai lain pada hari perdana Djarum LSI adalah Pelita Jaya versus Persiba Balikpapan dan Persita Tangerang versus Arema Malang. Dua laga tersebut digelar di stadion yang sama: Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung.

Pelita versus Persiba berlaga mulai pukul 15.30 WIB, sementara Persita versus Arema mulai pukul 19.00. Stadion Si Jalak Harupat bakal mendapat beban berlebih karena Senin lusa juga dijadikan arena laga tim ”nomaden” Persitara Jakarta Utara versus Persija Jakarta.

Untuk menghadapi Pelita, Pelatih Persiba Peter Butler menyatakan, kondisi fisik pemainnya masih lemah akibat perjalanan panjang selama 14 jam dengan menggunakan bus.

”Kesiapan tim baru 75 persen saja. Mungkin tiga atau empat partai lagi tim menemukan bentuk permainan terbaik,” kata Peter. Ia mengandalkan, para pemain asingnya, seperti Brima Pepito Sanusie, Robbie Mark Gasper, dan Bruno Zandonadi.

Minim suporter

Peter mengaku tidak terlalu khawatir menghadapi Pelita, yang berstatus tuan rumah. Ia yakin, tim lawan belum memiliki banyak pendukung. Ini juga dianggap Pelatih Arema Malang, Bambang Nurdiansyah, menguntungkan timnya melawan Persita.

Di Semarang, PSIS yang akan menjamu PKT Bontang masih menunggu dokumen pengesahan pemain Badan Liga Indonesia. (WAD/DEN/ELD/GRE/SAM)

(Sumber : www.kompas.com)

Advertisements